English Debate yang kita ketahui ternyata memiliki format dan aturan pelaksanaan yang beragam. Saat akan melakukan suatu pertandingan debat kita harus memilih format yang akan kita laksanakan terlebih dahulu. Format pelaksanaan English Debate yang dikenal oleh masyarakat dunia sejauh ini adalah sebagai berikut :
1. Australasia Parliamentary System
Australasia Parliamentary System
merupakan gabungan dari kata Australia Asia Parliamentary System. Jadi, sistem ini merupakan gabungan dari sistem Asia dan Australia. Sistem inilah yang paling sering diterapkan dalam kompetisi di Indonesia terutama untuk kompetisi tingkat SMA/SMK. Debat diikuti 2 tim terdiri dari Affirmative/Government/Positive team team ini lah yang bertugas mendukung topik yang didiskusikan; Opposition/Negative team , tim ini yang bertugas "menabrak" sekaligus memberikan argumen dari sisi negatif. Dalam Australasia Parliamentary System peserta debat tidak dibenarkan melakukan sanggahan pada saat peserta dari tim lain sedang berbicara.
2. British Parliamentary System
Sistem yang satu ini diadopsi dari sistem debat parlementer Inggris. Dalam sistem ini terdapat dua tim yang terdiri dari Government/Positive/Affirmativedan negative/opposition yang masing-masing beranggotakan 2 orang. Perbedaan sistem ini dengan Australasia Parliamentary System adalah dalam hal penyanggahan. Sistem British Parliamentary mengharuskan peserta debat menyanggah terhadap tim lawan pada saat penyampaian argumen dengan mengatakan "On the point Mom/Sir!". Biasanya penyanggahan di tengah argumen diberi alokasi waktu 1 menit. Untuk tim yang tidak melakukan penyanggahan sama sekali bisa dipastikan tim tersebut kalah.Kedua format tersebut palimg sering digunakan untuk kompetisi di Indonesia. Dalam blog ini pembahasan akan diprioritaskan pada debat parlementer khususnya Australasia Parliamentary System
Tidak ada komentar:
Posting Komentar